Sabtu, 15 Maret 2014

Marketing Mix

Marketing Mix adalah kombinasi dari variabel atau kegiatan yang merupakan inti dari sistem pemasaran, yakni produk, harga, kegiatan promosi dan sistem distribusi. Jadi dengan marketing mix itu akan dapat ditentukan tingkat keberhasilan pemasaran yang diikuti oleh kepuasan konsumen.

I.          Produk

Produk adalah item yang dibeli oleh costumer termasuk kemasan, citra yang terbangun, dan garansi. Produk terdiri dari desain, teknologi, kemanfaatannya, kelengkapan, nilai, kualitas, kemasan, merk, pendukung, dan garansi.
Pengembangan suatu produk didasari oleh pertimbangan adanya pembagian produk, yaitu ada 3 bagian:
1.    Produk Inti.
Setiap produk tentu memiliki manfaat serta ciri-ciri tertentu. Dalam hal ini penjual harus dapat menjual manfaat tersebut berdasarkan atas analisis kebutuhan konsumen.

2.    Produk Berwujud
Perusahaan dalam hal ini harus berusaha untuk merubah produk inti menjadi produk berwujud. Dalam produk berwujud ini terdapat lima ciri, yaitu:
a.     Tingkat Mutu Produk
b.    Model Produk
c.     Merk Produk
d.    Ciri-ciri Produk, dan
e.     Kemasan

3.    Produk Tambahan
Inovasi sangat diperlukan oleh perusahaan dalam sebuah pemasaran. Perusahaan harus mampu memberikan penawaran manfaat dan pelayanan tambahan. Dalam produk tambahan ini terdapat 4 unsur, yaitu:
a.    Instalasi
b.    Jaminan
c.    Penyerahan dan kredit, dan
d.   Pelayanan purna jual

Macam-macam produk dapat terdiri dari :
a.       Desain
b.      Teknologi
c.       Kegunaan Produk
d.      Nilai
e.       Kualitas Produk
f.       Pengemasan
g.      Kelengkapan
h.      Kelengkapan yang lainnya atau Aksesoris
i.        Merk atau Brand
j.        Garansi 

Metode-metode yang digunakan pada produk antara lain adalah :
a.       Spesialisasi Versi
b.      Edisi Baru
c.       Strategi Extensi : Produk yang awet
d.      Peningkatan
e.       Kemasan yang berbeda
f.       Teknologi
 
II.          Penetapan Harga

Harga adalah jumlah uang yang dibutuhkan untuk mendapatkan sejumlah kombinasi dari barang beserta pelayanannya. Suatu harga ditetapkan pada umumnya bertujuan untuk:
a.       Meningkatkan penjualan
b.      Mempertahankan dan memperbaiki market share
c.       Menstabilkan tingkat harga
d.      Mengembalikan investasi
e.       Mencapai laba maksimum

Faktor-faktor yang berpengaruh dalam penetapan harga :
a.       Harga dari sejenis atau produk pengganti dari para pesaing
b.      Kemampuan memberi dari masyarakat
c.       Jangka waktu perputaran dana
d.      Peraturan pemerintah

Terdapat beberapa teknik didalam penetapan harga :
a.       Berbasis waktu – mengatakan cocok untuk memperbaiki mesin cuci dimana harga tergantung pada berapa lama pekerjaan yang diperlukan. Contoh bengkel
b.      Biaya plus menghitung berapa banyak biaya untuk membuat sebuah produk yang kemudian tambahkan pada keuntungan. Contoh: salon
c.       Penetrasi harga. (penetrasi)
d.      Dari bagian atas atau harga menggelapkan. (produk yang hanya sesaat saja)
e.       Menghancurkan. (merusak produk saingannya)
f.       Berorientasi pasar

III.          Tempat

Tempat ialah rute dari produksi lalu manufaktur sampai barang sampai pada costumer. Tempat terdiri dari retail, wholesale, mail order, internet, direct sales, peer to peer. Beberapa fungsi:
a.    Mengembangkan dan menyebarkan komunikasi mengenai tawaran
b.    Mengatur distribusi dana untuk menutup biaya saluran distribusi
c.    Melakukan pencarian dan berkomunikasi dengan calon pembeli

Tingkat saluran distribusi :
a.       Produsen-konsumen
b.      Produsen-pengecer-konsumen
c.       Produsen-pedagang besar-pengecer-konsumen
d.      Produsen-agen-pedagang besar-pengecer-konsumen

IV.          Promosikan Produk

Promotional Mix
Variabel-variabel dalam bauran promotional mix: sales promotion, advertising,
sales force, public relation,
dan direct marketing.
Tujuan dari promosi yaitu :          
a.    Pemesanan dari costumer
b.    Informasi untuk costumer
c.    Mengingat costumer

Media untuk promosi yaitu :  Televisi, koran, majalah, radio, cinema, outdoor media, internet, dan direct mail.

Segmentation, Targeting and Positioning

Manajemen Pemasaran adalah ilmu yang mempelajari bagaimana cara untuk mengelola pemasaran barang atau jasa dengan baik. Untuk itu diperlukan tahapan-tahapan agar pemasaran tersebut efektif dan efisien. Tahap Pemasaran yaitu :
1.      Segmentasi (Segmentation)
2.      Penargetan (Targeting)
3.      Posisi (Positioning)

Segmentasi adalah proses pembagian pasar secara keseluruhan untuk suatu produk kedalam kelompok kecil yang mempunyai kesamaan atau mempunyai ciri yang sama dan dapat mempengaruhi pasar. Tujuan segmentasi ialah agar meningkatkan pangsa pasar dan meningkatkan produk itu sendiri.

Macam-macam Segmentasi :
a.    Demografis, meliputi : Usia, Agama, Pendidikan, Pekerjaan.
b.    Geografis, meliputi : Negara, Wilayah, Kota.
c.    Psikografis, meliputi : Kepribadian serta Gaya hidup.
d.   Perilaku, meliputi : Kejadiaan, Manfaat, Produk.

Targeting adalah membidik target market yang telah kita pilih dalam analisa segmentasi pasar.  Langkah dalam mengembangkan targeting yaitu :
a.    Mengevaluasi daya tarik masing-masing segmen dengan menggunakan variable-variabel yang dapat mengkuantifikasi kemungkinan permintaan dari setiap segmen, biaya melayani setiap segmen, dan kesesuaian antara kompetensi inti perusahaan dan peluang pasar sasaran.
b.    Memilih satu atau lebih segmen sasaran yang ingin dilayani berdasarkan potensi laba segmen tersebut dan kesesuaiannya dengan strategi  perusahaan.

Positioning adalah tindakan perusahaan untuk merancang produk dan bauran pemasaran agar dapat tercipta kesan tertentu dalam ingatan seorang konsumen. Menurut Craven (1991:270) bahwa positioning memegang peran yang sangat besar dalam strategi pemasaran, setelah melakukan analisis pasar dan analisis pesaing dalam suatu analisis internal perusahaan (total situation analysis).

Marketing Environment Analysis


Analisis Lingkungan Pemasaran (Marketing Environment Analysis)

Lingkungan Pemasaran (Marketing Environment) ialah lingkungan, pelaku dan kekuatan lain  yang mempengaruhi kemampuan manajemen pemasaran untuk mencapai transaksi yang sukses bagi konsumen. Marketing Environment terdiri dari:
1.      Macro Environment
2.      Micro Environment

Macro environment adalah lingkungan yang lebih luas dari perusahaan untuk mencapai macro enviroment. Yang mempengaruhi macro environment yaitu:
a.       Alam
b.      Ekonomi
c.       Teknologi
d.      Demografis (Penduduk)
e.       Politik, dan
f.       Kekuatan Budaya

Micro environment adalah lingkungan luar dari perusahaan yang efektif untuk mencapai target konsumen.  Yang mempengaruhi micro environment yaitu:
a.       Internal Perusahaan
b.      Suppliers
c.       Jaringan Pemasaran
d.      Pelanggan, dan
e.       Pesaing

Pekerjaan Manajemen Pemasaran (Marketing Management Jobs) adalah cara mempengaruhi dan membangun hubungan dengan costumer dengan membuat nilai dan statifikasi kepuasan pelanggan.

The Company terdiri dari : 
a.       Top Management
b.      Finance
c.       Riset & Development
d.      Purchasing
e.       Manufacturing
f.       Accounting

Pemasok (Suppliers) ialah mereka yang menyediakan produk yang kita butuhkan dalam memproduksi barang atau jasa. Faktor yang mempengaruhi :
a.     Waktu kesiapan Suppliers
b.    Monitoring Harga

Perantara (Marketing Intermediaries) ialah perusahaan atau lembaga yang menolong perusahaan untuk promosi,  penjualan, dan mendistribusikan barang untuk pembeli terakhir. Perantara  membeli barang atau jasa untuk dijual kembali kepada konsumen. (Include : Reseller, Perusahaan Distribusi, Jasa Pemasaran/Agencies, dan Lembaga Keuangan).

Pelanggan (Costumer) adalah seserorang atau kelompok yang membeli barang atau jasa secara langsung. Costumer di bedakan menjadi :
a.       Costumers Markets
b.      Bussines Markets
c.       Reseller Markets
d.      Government Markets
e.       International Markets

Masyarakat (Public) ialah sekelompok orang (atau satu orang) yang jelas, yang menjalin atau harus menjalin hubungan istimewa dengan perusahaan. Faktor yang berpengaruh dalam pemasaran adalah sebagai berikut :
a.       Financial Public
b.      Media Public
c.       Government Public
d.      Citizen-action Public
e.       Local Public
f.       General Public
g.      Internal Public

Lingkungan Demografi (Demographics Environment) adalah lingkungan pemasaran berdasarkan dinamika kependudukan manusia. Demographics Environment meliputi :
a.       Ukuran (Size)
b.      Kerapatan (Density)
c.       Lokasi (Location)
d.      Usia (Age)
e.       Jenis Kelamin (Gender)
f.       Ras (Race)
g.      Pekerjaan (Occupation)
h.      Statistik lainnya (Other)

Lingkungan Ekonomi (Economic Environment) adalah kemampuan membeli dan pola pengeluaran yang dipengaruhi oleh kekuatan untuk membeli, pola penjualan atau pola menghabiskan uang dalam masyarakat.

Lingkungan Natural (Natural Environment) adalah lingkungan dalam pemasaran yang berasal dari alam atau terjadi secara alamiah. Faktor yang mempengaruhinya adalah :
a.    Ketahanan Barang (Shortages of Raw Materials)
b.    Peningkatan Biaya Energi (Increased Cost of Energy)
c.    Peningkatan Polusi (Increased Pollution)
d.   Intervensi Pemerintah terhadap Manajemen Sumber Daya (Government Intervention in Natural Resources Management)

Lingkungan Teknologi (Technology Environment) adalah lingkungan yang dikaitkan dengan teknologi yang berpengaruh terhadap pemasaran barang atau jasa. Yang mempengaruhi adalah :
a.    Teknologi Baru (New Technologies)
b.    Pembuatan Produk Baru (Creating New Product)
c.    Peluang Pasar (Market Opportunities)
d.   Kecepatan Perubahan Teknologi (Fast Pace of Technologies Change)
e.    Riset dan Pengembangan Anggaran Tinggi (High R&D Budgets)
f.     Konsentrasi pada Perbaikan Kecil (Concentration on Minor Improvement)
g.    Aturan-aturan yang berlaku (Increased Regulation)

Lingkungan Politik (Political Environment) adalah perubahan atau kebijakan baru yang dibuat oleh pemerintah yang dapat berpengaruh terhadap pemasaran barang atau jasa. Kebijakan yang berpengaruh meliputi :
a.    Hukum (Laws)
b.    Pemerintahan (Government Agencies)
c.    Tekanan Kelompok (Pressure Group)
d.   Undang-undang Bisnis (Legislation Regulation Bussines)
e.    Perubahan Pemerintahan (Changing Government)

Lingkungan Budaya (Cultural Environment) adalah perilaku atau kebiasaan dalam sebuah kebuadayaan yang berpengaruh terhadap pemasaran barang atau jasa. Faktor yang mempengaruhi adalah sebagai berikut :
a.    Perlawanan dalam nilai budaya (Resistance of Cultural Values)
Pergantian nilai budaya kedua dari luar (Shift’s in Secondary Cultural Values)