Minggu, 09 Maret 2014

Pemasaran Jasa Pendidikan



Mengapa kita perlu mempelajari pemasaran? Jawabannya adalah karena dengan mempelajari pemasaran dapat membantu kita dalam merencanakan sebuah usaha baru hingga membuat bisnis yang sukses, memotivasi setiap orang dalam organisasi untuk menghasilkan nilai-nilai terbaik untuk kepuasan pelanggan, untuk berbagi serta berdedikasi yang kuat pada perusahaan dan memberikan kepuasan kepada pelanggan. Pemasaran (marketing) adalah  proses sosial dan manajerial yang dilakukan individu atau kelompok untuk memperoleh kebutuhan dan keinginannya melalui pembuatan dan pertukaran produk dengan orang lain.
Berikut ini merupakan beberapa aspek penting yang perlu diperhatikan dalam manajemen pemasaran :
  1. Nilai
  2. Kepuasan
  3. Kualitas
  4. Pertukaran
  5. Transaksi
  6. Hubungan /keterkaitan
Terjadinya sebuah proses Marketing (pemasaran) disebabkan oleh 2 faktor :
  1. Needs (Kebutuhan) Adalah sesuatu yang harus dipenuhi saat itu juga dalam pemenuhannya
  2. Wants (Keinginan) Adalah Keinginan merupakan tindak lanjut dari kebutuhan. Yaitu keinginan timbul dari rasa inginnya memenuhi kebutuhan walaupun tidak harus saat itu juga dipenuhi. Keinginan juga biasanya dipengaruhi dari budaya,rasa ingin tahu,dan ketertarikan akan hal yang baru.
            Pemasaran produk dapat berupa barang dan jasa. Produk ialah segala sesuatu yang dapat ditawarkan ke pasar untuk diperhatikan,diambil, digunakan atau dikonsumsi yang bisa memuaskan kebutuhan. Produk barang jelas terlihat wujud fisiknya dan dapat dilihat langsung Sedangkan jasa yaitu layanan yang tidak terlihat, harus didukung dengan fasilitas yang memadai, jasa dibuat ketika transaksi telah terjadi.
Konsep Dasar Jasa (service)
Jasa adalah semua aktivitas ekonomi yang keluarannya bukan bentuk berupa fisik yang secara umum diproduksi pada saat memproduksi secara bersamaan produksi dan konsumsi dilakukan melainkan menghasilkan sebuah nilai (value). Nilai (value) adalah hasil yang diperoleh dari jasa. Penilaian yang dilakukan oleh konsumen terhadap produk yang dikeluarkan oleh produsen dapat disebut juga dengan costumer value. Jasa adalah setiap kegiatan atau manfaat yang ditawarkan oleh suatu pihak kepada pihak lain yang tidak dapat berwujud dan tidak mengakibatkan kepemilikan apapun yang mungkin terkait dengan produk fisik.

Karateristik jasa :
1. Intangibility (tidak berwujud)
            Jasa adalah suatu perbuatan, tindakan, pengalaman, proses, kinerja (performance), atau usaha. Oleh sebab itu, jasa tidak dapat dilihat, dirasa, dicium, didengar, atau diraba sebelum dibeli dan dikonsumsi (menggambarkan kinerja). Untuk jasa, kualitas apa dan bagaimana yang akan diteriman konsumen, umumnya tidak diketahui sebelum jasa bersangkutan dikonsumsi. Dan tugas penyedia jasa adalah bagaimana berupaya untuk mewujudkan sesuatu yang tidak berwujud.
2. Inseparability (tidak dapat dipisahkan)
Barang biasa diproduksi, kemudian dijual, lalu dikonsumsi. Sedangkan jasa umumnya dijual terlebih dahulu, baru kemudian diproduksi dan dikonsumsi pada waktu dan tempat yang sama, interaksi penyedia dan pelanggan mempengaruhi hasil kerja, kunci sukses pada kualitas penyedia dan keterlibatan pelanggan, dan fasilitas pendukung dan pemilihan lokasi penyedia jasa menjadi pertimbangan utama pelanggan.
3. Variability (berubah-ubah)
Jasa bersifat variabel karena merupakan non-standarized output, artinya banyak variasi bentuk, kualitas, dan jenis tergantung kepada siapa, kapan dan dimana jasa tersebut diproduksi.Hal ini dikarenakan jasa melibatkan kerja sama pelanggan, motivasi penyedia layanan dan beban kerja perusahaan. Adapun upaya untuk mejaga kualitas jasa : investasi personil, standarisasi proses dan memantau kepuasan pelanggan.
4. Perishability (tidak tahan lama)
Jasa tidak tahan lama dan tidak dapat disimpan. Walaupun disimpan dalam bentuk reservasi,contohnya :Kursi pesawat yang kosong atau kamar hotel yang tidak dihuni. Permintaan pelangganpun bervariasi dipengaruhi musim.
Hal penting yang perlu diperhatikan dalam jasa ;
  1. Selalu memperbaharui jasa
  2. Dimana letak tempat jasa jelas
  3. Bagaimana kekuatan informasi strategis
  4. Bagaimana strategi kebutuhan nilai

Tujuan Manajemen Pemasaran yaitu untuk mencapai hal-hal dibawah ini:
  1. Nilai customer
  2. Kenyamanan customer
  3. Demands
  4. Demarketing
  5. Pertukaran

Konsep pemasaran (marketing, antara lain yaitu :
1.    Production concept
Merupakan konsep dalam pemasaran yang menggunakan teknik dengan produksi yang sebanyak-banyaknya, serta tempat untuk memproduksikannya pun berada dimana-mana.contoh : indomart.
2.    Product concept
Merupakan produksi yang menggunakan teknik pemasaran dengan memperhatikan kualitas dari produk dan fitur yang dimiliki produk tersebut agar pelanggan lebih tertarik untuk membeli produk tersebut.
3.    Selling concept
Merupakan konsep pemasaran yang menggunakan teknik dengan menjual barang atau produk dengan skala yang terbesar atau terpenuhi dalam satu tempat, sehingga memudahkan pelanggan dalam membeli sebuah produk,dan ada iklannya.
4.    Marketing concept
Merupakan konsep pemasaran yang menggunakan teknik dengan memasarkan barang meskipun tanpa membawa produknya terlebih dahulu,dalam marketing concept membicarakan tentang kepuasan pelanggan,dan melihat kebutuhan konsumen secara cermat dan memberikan solusi terhadap masalah konsumen.
5.    Social marketing
Merupakan konsep pemasaran yang menggunakan teknik pemasaran yang menjual nilai social responsibility agar semua untung (pedagang, pelanggan, bahkan lingkungan), contoh : AQUA, sabun Lifeboy


Tidak ada komentar:

Posting Komentar