Mengapa kita perlu mempelajari
pemasaran? Jawabannya adalah karena dengan mempelajari pemasaran dapat membantu
kita dalam merencanakan sebuah usaha baru hingga membuat bisnis yang sukses,
memotivasi setiap orang dalam organisasi untuk menghasilkan nilai-nilai terbaik
untuk kepuasan pelanggan, untuk berbagi serta berdedikasi yang kuat pada
perusahaan dan memberikan kepuasan kepada pelanggan. Pemasaran (marketing)
adalah proses sosial dan manajerial yang dilakukan individu atau kelompok
untuk memperoleh kebutuhan dan keinginannya melalui pembuatan dan pertukaran
produk dengan orang lain.
Berikut ini merupakan beberapa aspek
penting yang perlu diperhatikan dalam manajemen pemasaran :
- Nilai
- Kepuasan
- Kualitas
- Pertukaran
- Transaksi
- Hubungan /keterkaitan
Terjadinya
sebuah proses Marketing (pemasaran) disebabkan oleh 2 faktor :
- Needs (Kebutuhan) Adalah sesuatu yang harus dipenuhi saat itu juga dalam pemenuhannya
- Wants (Keinginan) Adalah Keinginan merupakan tindak lanjut dari kebutuhan. Yaitu keinginan timbul dari rasa inginnya memenuhi kebutuhan walaupun tidak harus saat itu juga dipenuhi. Keinginan juga biasanya dipengaruhi dari budaya,rasa ingin tahu,dan ketertarikan akan hal yang baru.
Pemasaran
produk dapat berupa barang dan jasa. Produk
ialah segala sesuatu yang dapat ditawarkan ke pasar untuk diperhatikan,diambil,
digunakan atau dikonsumsi yang bisa memuaskan kebutuhan. Produk barang jelas
terlihat wujud fisiknya dan dapat dilihat langsung Sedangkan jasa yaitu layanan yang tidak terlihat,
harus didukung dengan fasilitas yang memadai, jasa dibuat ketika transaksi
telah terjadi.
Konsep Dasar Jasa (service)
Jasa adalah semua aktivitas ekonomi
yang keluarannya bukan bentuk berupa fisik yang secara umum diproduksi pada
saat memproduksi secara bersamaan produksi dan konsumsi dilakukan melainkan
menghasilkan sebuah nilai (value). Nilai (value) adalah hasil
yang diperoleh dari jasa. Penilaian yang dilakukan oleh konsumen terhadap
produk yang dikeluarkan oleh produsen dapat disebut juga dengan costumer
value. Jasa adalah setiap kegiatan atau manfaat yang ditawarkan oleh suatu
pihak kepada pihak lain yang tidak dapat berwujud dan tidak mengakibatkan
kepemilikan apapun yang mungkin terkait dengan produk fisik.
Karateristik jasa :
1. Intangibility (tidak
berwujud)
Jasa
adalah suatu perbuatan, tindakan, pengalaman, proses, kinerja (performance),
atau usaha. Oleh sebab itu, jasa tidak dapat dilihat, dirasa, dicium, didengar,
atau diraba sebelum dibeli dan dikonsumsi (menggambarkan kinerja). Untuk jasa,
kualitas apa dan bagaimana yang akan diteriman konsumen, umumnya tidak
diketahui sebelum jasa bersangkutan dikonsumsi. Dan tugas penyedia jasa adalah
bagaimana berupaya untuk mewujudkan sesuatu yang tidak berwujud.
2. Inseparability (tidak dapat
dipisahkan)
Barang biasa diproduksi, kemudian
dijual, lalu dikonsumsi. Sedangkan jasa umumnya dijual terlebih dahulu, baru
kemudian diproduksi dan dikonsumsi pada waktu dan tempat yang sama, interaksi
penyedia dan pelanggan mempengaruhi hasil kerja, kunci sukses pada kualitas
penyedia dan keterlibatan pelanggan, dan fasilitas pendukung dan pemilihan
lokasi penyedia jasa menjadi pertimbangan utama pelanggan.
3. Variability (berubah-ubah)
Jasa bersifat variabel karena merupakan
non-standarized output, artinya banyak variasi bentuk, kualitas, dan jenis
tergantung kepada siapa, kapan dan dimana jasa tersebut diproduksi.Hal ini
dikarenakan jasa melibatkan kerja sama pelanggan, motivasi penyedia layanan dan
beban kerja perusahaan. Adapun upaya untuk mejaga kualitas jasa : investasi
personil, standarisasi proses dan memantau kepuasan pelanggan.
4. Perishability (tidak tahan
lama)
Jasa tidak tahan lama dan tidak dapat
disimpan. Walaupun disimpan dalam bentuk reservasi,contohnya :Kursi pesawat
yang kosong atau kamar hotel yang tidak dihuni. Permintaan pelangganpun
bervariasi dipengaruhi musim.
Hal penting yang perlu diperhatikan
dalam jasa ;
- Selalu memperbaharui jasa
- Dimana letak tempat jasa jelas
- Bagaimana kekuatan informasi strategis
- Bagaimana strategi kebutuhan nilai
Tujuan Manajemen Pemasaran yaitu untuk
mencapai hal-hal dibawah ini:
- Nilai customer
- Kenyamanan customer
- Demands
- Demarketing
- Pertukaran
Konsep pemasaran (marketing, antara
lain yaitu :
1. Production concept
Merupakan konsep dalam pemasaran yang
menggunakan teknik dengan produksi yang sebanyak-banyaknya, serta tempat untuk
memproduksikannya pun berada dimana-mana.contoh : indomart.
2. Product concept
Merupakan produksi yang menggunakan
teknik pemasaran dengan memperhatikan kualitas dari produk dan fitur yang
dimiliki produk tersebut agar pelanggan lebih tertarik untuk membeli produk
tersebut.
3. Selling concept
Merupakan konsep pemasaran yang
menggunakan teknik dengan menjual barang atau produk dengan skala yang terbesar
atau terpenuhi dalam satu tempat, sehingga memudahkan pelanggan dalam membeli
sebuah produk,dan ada iklannya.
4. Marketing
concept
Merupakan konsep pemasaran yang
menggunakan teknik dengan memasarkan barang meskipun tanpa membawa produknya
terlebih dahulu,dalam marketing concept membicarakan tentang kepuasan
pelanggan,dan melihat kebutuhan konsumen secara cermat dan memberikan solusi
terhadap masalah konsumen.
5. Social marketing
Merupakan konsep pemasaran yang
menggunakan teknik pemasaran yang menjual nilai social responsibility agar
semua untung (pedagang, pelanggan, bahkan lingkungan), contoh : AQUA, sabun
Lifeboy
Tidak ada komentar:
Posting Komentar